Jum'at, 01 Maret 2013 , 09:16:00
 
CIBINONG-Pabrik tahu milik Maman warga RT 3/2, Jalan Sirojul Munir, Kelurahan Tengah nyaris terbakar, kemarin. Diduga, selang regulator tabung gas untuk memanaskan mesin uap mengeluarkan api saat dinyalakan hingga mengakibatkan ruang mesin uap terbakar. Namun, berkat kesigapan karyawan, kobaran api itu bisa teratasi.
Dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor juga diturunkan untuk memadamkan kobaran api. Namun, pada saat dicek di lokasi kebakaran, api sudah hampir padam karena para pegawai industri tahu tersebut mengambil tindakan dengan alat seadanya untuk menanggulangi api yang lebih besar.
“Setelah tim kita datang, langsung kita tangani untuk mencegah timbulnya api pada mesin uap tersebut,” ujar petugas Damkar, Dodi Suwardi, kemarin.
Hingga pukul 14:00 api dapat dikendalikan. Saat api telah padam, mesin uap terlihat gosong, serta atap dari asbes itu pun gosong dan nyaris terbakar. “Kami merekomendasikan untuk tidak menggunakan mesin uap tersebut. Jika penanganan ini telat, dapat dipastikan api akan semakin membesar,” tandasnya.(cr3/b)
|